Kamis, 14 Mei 2015

Tugas E-Commerce & MLM

Tugas E-Commerce & MLM

Nama             : I Putu Gede Agus Wiraguna 
NIM               : 12110111057 
Kelas              : MPB
Alamat Blog  : http://putuaguswiraguna.blogspot.com/


2.Sejarah lahirnya e-commerce di Amerika, dan di Indonesia :         E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994, pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan disuatu halaman-web (website). Menurut laporan lain pada bulan oktober 2006 yang lalu,             pendapatan ritel online di Amerika Serikat diramalkan akan mencpai seperempar triliyun dolar US pada tahun 2011. Istilah “perdagangan elektronik” telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berate pemanfaatan transaksi komersial, seperti pengunaan  EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik. Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktifitas yang mempunyai istilah yang lebih tepat “perdagangan web” atau pembelian barang dan jasa melalui world wide web melalui server aman (https), protocol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan. Pada awalnya, ketika web mulai terkenal di masyarakat pada tahun 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protocol aman seperti https memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000, banyak bisnis AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.
            Perkembangan e-commerce di Indonesia            Di Indonesia, sistem e-commerce ini kurang popular, karena banyak pengguna internet yang masih meragukan keamanan sistem ini, dan kurangnya pengetahuan mereka mengenai apa itu e-commerce yang sebenarnya. Sehingga sampai saat ini web resmi yang telahmenyelenggarakan e-commerce di Indonesia adalah RisTI Shop. RisTi yaitu definisi riset dan teknologi informasi milik PT. Telkom, menyediakan informasi produk peralatan telekomunikasi dan non telekomunikasi. Web ini juga telah mendukung proses transaksi secara online.            E-commerce sendiri berasal dari layanan EDI (elektronik data interchange), layanan EDI ini telah berkembang sedemikian pesatnya di negara – Negara yang mempunyai jaringan computer dan telepon. Jika sebelumnya kita telah menggunakan media elektronik seperti telepon, fax, hingga hanphone untuk melakukan perniagaan atau perdagangan, sekarang ini, kita dapat menggunakan internet untuk melakukan perniagaan yaitu e-commerce.            Perkembangan e-commerce di Indonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya dyviacom intrabumi atau Dnet (www.dnet.net.id) sebagai perintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mall online yang disebut D-Mall (diakses lewat Dnet) ini telah menampung sekitar 33 toko online. Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunya menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen maupun ppihak produsen dan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet proses perniagaan dapat dilakukan dengan menghemat biaya dan waktu.
3.E-Commerce terdiri atas beberapa jenis, yaitu sebagai berikut :
1.Collaborative Commerce (C-Commerce)Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).2.Business-to-Consumers (B2C)Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.
3. Consumer-to-Business (C2B)Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut kepada konsumen.
4. Consumer-to-consumerPenjualan barang atau layanan antara individu.
5. Intrabusiness(Intraorganizational)CommercePada jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).
6. Government-to-Citizens (G2C) and to othersPemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G) demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).
7. Mobile Commerce (m-Commerce)E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti menggunakan telepon seluler untuk akses internet.4.Efisiensi dan Efektifitas bisnis menggunakan E-CommerceAda beberapa keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ini, baik dari pihak pengelola bisnis,konsumen, dan manajemen bisnisnya.
Keuntungan Bagi pengelola bisnis:1.      Perusahaan dapat menjangkau pelanggan2.      Efisiensi, tanpa kesalahan dan tepat waktuKeuntungan Bagi Konsumen:1.      Efisiensi waktu, tidak harus ke tempat penjualan barang.
2.      Harganya murah3.      Banyak pilihan barang yang ditawarkan.Keuntungan bagi manajemen bisnisnya:1.      Peningkatan pendapatan dan loyalitas pelanggan

Dari keuntungan yang sudah saya jelaskan diatas, ada kelebihan lain dari berbisnis menggunakan cara E-commerce ini, yaitu:1.      Otomatisasi, menggantikan cara manual2.      Integrasi, meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses3.      Publikasi, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa yang dipasarkan4.      Interaksi, pertukaran data/informasi antar berbagai pihak yang akan meminimalkan “human error”5.      Transaksi, kesepakatan antara 2 belah pihak untuk melakukan transaksi

5.Potensi dan peluang usaha/bisnis di Indonesia yang dapat di kembangkan melalui E-CommerceMelihat industri bisnis teknologi internet e-commerce yang gencar dikembangkan oleh asing berarti ini menunjukkan trend yang positif untuk kemajuan bisnis e-commerce Indonesia untuk masa yang akan datang. Bisnis e-commerce bukan hanya berkembang di Indonesia saja, tapi di wilayah negara-negara Eropa dan Amerika sudah lebih dulu mengembangkan bisnis e-commerce.Potensi bisnis e-commerce didukung juga dengan jumlah konsumen yang banyak di Indonesia. Maka akan sangat menguntungkan sekali  jika bisnis e-commerce dikembangkan di Indonesia. Jika asing saja sudah berani mengembangkan bisnis e-commerce di Indonesia berarti jika bisnis ini dikembangkan maka akan bisa menjadi maju dan menguntungkan.Sehingga tidak ada salahnya jika pemain-pemain lokal juga masuk kedalam bisnis e-commerce. Meskipun sudah banyak yang bermain di bisnis e-commerce, jangan takut untuk mengembangkannya, karena persaingan yang sehat akan menyebabkan inovasi yang usaha menjadi lebih baik lagi.Perkembangan bisnis e-commerce yang baik di Indonesia juga diakui oleh banyak negara dan investor didunia. Berdasarkan informasi di situs Hub.id, narasumber China mengatakan bahwa bisnis e-commerce Indonesia kondisinya hampir sama dengan kondisi bisnis internet China di masa 5 tahun yang lalu. Sehingga besar kemungkinan bahwa untuk 5 tahun yang akan datang e-commerce Indonesia bisa menyamai China.